Sempat Buron, Si Kembar Penipu Akhirnya Ditangkap

JakartaRihana dan Rihani atau Si Kembar merupakan tersangka kasus penipuan jual beli iPhone dengan kerugian Rp 35 miliar. Mereka ditangkap di apartemen M Town Gading Serpong, Kabupaten Tangerang oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

“Rihana dan Rihani baru saja ditangkap di M Town Residence Gading Serpong oleh tim Resmob Polda Metro Jaya. Timsus penangkapan langsung di bawah koordinasi wadir krimum PMJ, AKBP Imam,” kata Kombes Hengki Haryadi, Dirkrimum Polda Metro, Selasa (3/7/2023).

AKBP Imam Yulisdiyanto, Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya memimpin langsung timsus penangkapan si Kembar tersebut bersama penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.

Si kembar ini, melancarkan aksi penipuannya dengan menggunakan skema ponzi atau investasi bodong. Mereka awalnya menjual ponsel iPhone kepada reseller dengan sistem preorder. Mereka menjanjikan iPhone dengan harga lebih murah dari pasaran sehingga menarik minat para korban.

Belum ada keterangan lanjut mengenai proses penangkapan kedua tersangka tersebut. Mereka saat ini tengah digiring ke Polda Metro Jaya.

Baca juga: Nasir Djamil Bantu Pulangkan TKW Aceh yang Terlantar di Arab

“Saat ini perjalanan ke Polda Metro Jaya,” ujarnya.

Rihana-Rihani Sempat Buron

Diketahui sebelumnya Rihana bersama saudara kembarnya Rihani, melakukan  penipuan iPhone Rp 35 miliar dan penggelapan mobil rental. Saat itu mereka berdua sudah jadi tersangka dan resmi masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Metro Jaya.

“Sekarang (kasus) dipegang kita (Subdit Jatanras). Iya sudah (si kembar DPO),” kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga saat dihubungi, Selasa (13/6/2023).

Hal itu diungkapkan Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, bahwa si kembar sudah ditetapkan sebagai tersangka. Ia juga tengah membentuk tim khusus untuk mencari keberadaan dan menangkapnya.

“Kalau di Polda sih (si kembar) sudah tersangka. Kita buat timsus juga. Saat ini melakukan pengejaran terhadap dua orang pelaku penipuan ini,” kata Hengki Haryadi kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (9/6/2023).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar