Stok Pangan Jakarta Aman Jelang Ramadan–Lebaran, Pemprov Perketat Pengawasan dan Penyaluran

Pramono mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena ketersediaan bahan pangan dinilai cukup. Pemprov juga memastikan program pasar murah terus berjalan dengan melibatkan BUMD pangan seperti Food Station, Pasar Jaya, dan Dharma Jaya guna menjaga daya beli masyarakat.

Dari sisi kepercayaan konsumen, Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Januari 2026 naik menjadi 149,8 dari 145,3 pada Desember 2025. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan tingkat nasional yang berada di posisi 127, mencerminkan optimisme serta daya beli masyarakat Jakarta yang tetap kuat.

Selain menjaga stok, Pemprov DKI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus menyalurkan pangan subsidi bagi kelompok tertentu, mendorong urban farming, memperketat pengawasan keamanan pangan, menggelar bazar murah, melakukan impor daging sapi melalui Dharma Jaya, hingga menghadirkan promo belanja pangan khusus.

Di sisi lain, Pemprov DKI menegaskan Jakarta tetap terbuka bagi pendatang. Namun, masyarakat yang ingin bekerja di ibu kota diimbau membekali diri dengan keterampilan dan kapasitas yang memadai agar lebih mudah terserap di dunia kerja.

BACA JUGA: IHSG Menguat Tajam, Ratusan Saham Hijau Warnai Perdagangan Selasa

“Kami mengharapkan siapa pun yang akan bekerja di Jakarta agar mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Jakarta tidak akan pernah menutup diri bagi siapa pun, tetapi kami mengharapkan masyarakat yang datang memiliki keterampilan, kapabilitas, dan kapasitas untuk bekerja di Jakarta,” kata Pramono.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *