Tensi Meningkat
Pertandingan semakin menarik di kuarter tiga dan empat. Sixers mulai menekan dan bahkan sempat menipiskan selisih skor hingga dua poin, 106–108, ketika waktu tersisa kurang dari tiga menit. Namun, di saat krusial, Jaylen Brown mencetak satu dari dua lemparan bebas yang membuat Celtics kembali unggul 109–106.
Menjelang detik terakhir, Joel Embiid berupaya menembak dari jarak menengah untuk membawa Sixers unggul. Sayangnya, tembakannya gagal masuk. Celtics pun memastikan kemenangan dramatis dengan selisih satu poin dan mengamankan hasil penting dalam perjalanan mereka di NBA Cup 2025/26.
Dalam laga penuh tekanan ini, Jaylen Brown tampil luar biasa dengan catatan 32 poin, menjadi pencetak angka terbanyak bagi Celtics. Berkat kontribusinya, Celtics bukan hanya memberi Sixers kekalahan pertama di NBA Cup, tapi juga menjadi tim pertama yang mengalahkan Philadelphia Sixers di musim 2025/26. Hasil ini menggagalkan ambisi Sixers untuk memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi lima laga beruntun.
Kemenangan ini sekaligus menjadi dorongan moral penting bagi Boston Celtics setelah beberapa hasil kurang memuaskan sebelumnya. Mereka menunjukkan kemampuan menjaga ketenangan di bawah tekanan dan memanfaatkan peluang kecil untuk meraih kemenangan besar.






