Tak Diperhatikan Pemprov, FONI Banten Sukses Sabet 13 Trofi

Jakarta – Meskipun minim dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Federasi Orienteering Pengprov Banten (FONI Banten) berhasil meraih prestasi luar biasa.

Mereka membawa pulang 13 trofi dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Indonesian Open Orienteering Championship & ASEAN O’ Meeting 2023 yang berlangsung dari 19 hingga 22 Oktober 2023 di Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Kejuaraan ini, merupakan World Ranking Event (WRE) dan menjadi bagian dari ASEAN O League (Series 2), serta Kejuaraan Nasional Orienteering Indonesia (Kejurnas Orienteering).

Dalam kompetisi ini, FONI Banten mengirimkan 18 atlet dan 4 official dari berbagai kota/kab di Banten untuk berkompetisi dalam berbagai kategori, termasuk Man/Woman 18, Man/Woman 20, Man/Woman 21 “Elite,” dan Man 35.

Baca juga:Atlet Orienteering Buka Donasi, FONI Banten: Kami Disuruh Mandiri 

Rega Ardiansyah, Bendahara FONI Banten mengaku bangga, meskipun menghadapi tantangan dari segi pendanaan.

“Rasa Bangga dan haru dari kegiatan ini banyak lika-liku yang kami lalui untuk mengikuti event tersebut, terutama dari segi pendanaan yang dibutuhkan untuk akomodasi, tranportasi dan lainnya,” kata Rega dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/10/2023).

Selain itu, ia menjelaskan atlet-atletnya terpaksa dengan dibebankan pembiayaan secara mandiri.

“Kami foni Banten menyerahkan kepada semua atlit untuk memenuhi hal tersebut, dan mereka pun bersedia dengan membayar biaya secara mandiri selama 4 hari jalannya event tersebut,” jelas dia.

“Bukan sedikit biaya yang kami keluarkan. Tapi inilah pembuktian bagian dari penyalur hobi sekaligus menggali prestasi,” sambung Rega.

Lebih lanjut, ia menyayangkan Pemprov Banten dibawah kepemimpinan Pj. Gubernur Banten, Al Muktabar tidak memberikan perhatian dan dukungan terhadap para atlet FONI yang mengikuti ajang kompetisi bergengsi nasional.

“Padahal kami mengikuti ini membawa besar nama Provinsi Banten, ya kami harap setelah dari kegiatan ini Pemerintah baik dari tingkat kabupaten dan provinsi bisa memperhatikan apa yang sedang kami perjuangkan dan kami butuhkan untuk nama baik daerah melalui olahraga Orinteering ini,” minta Rega penuh harap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar