Tak Layak Huni, Rumah Warga Cikulur Ambruk

LebakCuaca ekstrem melanda Kampung Kebon Kelapa, Desa Sukadaya, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, Kamis, (7/12/2023). Rumah milik Juned dan Mutmainnah ambruk akibat hujan deras dan angin kencang, hal ini menandai bahwa rumah tersebut sudah tak layak huni.

Ketua RT Saprudin menjelaskan bahwa kejadian tragis ini terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Dugaan sementara menyebutkan bahwa rumah tersebut ambruk atau roboh karena kondisinya yang sudah lapuk, dipicu oleh hujan deras dan angin kencang.

“Gejalanya hujan semalam, kemungkinan kayu sudah pada lapuk. Jadi tidak kuat menopang di genteng, karena gentengnya banyak sampahnya,” ungkap Saprudin.

Meskipun berita tersebut menyedihkan, beruntungnya tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam kejadian ini.

“Jadi saat itu langsung roboh aja, saat itu memang ada si ibu aja (pemilik rumah) lagi masak, yang lainnya pada di depan,” tambahnya.

Baca juga: Hujan Deras dan Angin Kencang Timpa Satu Rumah di Rangkas

Pemilik rumah, Mutmainnah, menjelaskan bahwa ia sedang berada di dalam rumah saat kejadian, tengah memasak.

“Lagi masak, Alhamdulillah gak ada yang luka. Kedengaran aja pas mau roboh pada lari keluar. Kalo pada lari mah mungkin ada yang luka gitu,” kata Mutmainnah.

Namun, dampaknya cukup signifikan, dengan semua barang dan perabotan di dalam rumah yang hancur tertimpa reruntuhan. Saat ini, Mutmainnah dan Juned bersama lima anaknya tinggal sementara di rumah tetangga. Rumah yang didominasi kayu dan bambu tersebut mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak huni.

Sementara itu, Juned dan beberapa tetangga membantu merapihkan rumah serta menyelamatkan barang-barang yang masih bisa digunakan. Proses perbaikan rumah ini akan menjadi tugas yang cukup berat, mengingat kondisi rumah yang sudah tidak layak huni.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *