Tak Seindah yang Dibayangkan, Dea Bagikan Cerita Pahit Saat Mudik ke Pandeglang

Jakarta – Momen mudik Lebaran yang identik dengan kebahagiaan dan kehangatan keluarga tak selalu berjalan mulus.

Hal inilah yang dialami Dea (24), warga Jiput, Kabupaten Pandeglang, saat mudik dari Jakarta menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025.

Dea, yang sehari-hari bekerja di salah satu institusi di Jakarta, memulai perjalanan mudiknya ke kampung halaman pada 27 Maret 2025. Namun, harapan akan perjalanan yang lancar dan penuh suka cita justru berubah menjadi pengalaman penuh tantangan.

“Pulang kampung harusnya bikin hati senang, tapi tahun ini rasanya beda,” ujar Dea saat ditemui Ruang Bicara, Minggu (6/4/2025).

BACA JUGA: Efisiensi Anggaran Bikin ASN dan Pekerja Swasta Tak Mudik Lebaran

Dea memulai perjalanan dari Stasiun Tanah Abang menggunakan KRL sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, kondisi di dalam kereta sangat padat hingga ia harus berdiri sepanjang perjalanan menuju Rangkasbitung.

“Aku gak nyangka bakal sepadat itu. Biasanya sih gak separah kemarin. Mungkin karena orang-orang habis belanja dari Pasar Tanah Abang,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *