Tambang Pani Resmi Mulai Ore Feeding, Merdeka Gold (EMAS) Masuk Fase Operasi Menuju Produksi 2026

Beroperasi

Proyek Pani dirancang sebagai operasi berbiaya rendah dengan umur tambang jangka panjang. Untuk memperkuat keberlanjutan, EMAS juga bekerja sama dengan PLN melalui skema Renewable Energy Certificate (REC) dalam penyediaan listrik berbasis energi terbarukan. Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mengurangi emisi karbon.

Tambang Pani juga menjadi aset strategis dalam portofolio Grup Merdeka (MDKA) yang terus memperluas bisnis multi-logamnya. Pada tahap awal operasi, EMAS menargetkan kapasitas heap leach sebesar 7 juta ton bijih per tahun. Kapasitas ini akan ditingkatkan melalui ekspansi fasilitas carbon-in-leach (CIL) hingga mampu mengolah 12 juta ton per tahun pada 2030.

Perusahaan juga memproyeksikan produksi puncak mencapai 500.000 ons emas per tahun pada 2032.

BACA JUGA: IHSG Menguat di Awal Pekan, Saham GOTO Melonjak Paling Tinggi dan Curi Perhatian

Dengan sumber daya yang besar dan progres konstruksi yang tetap sesuai jadwal, manajemen EMAS optimistis Tambang Pani akan menjadi motor pertumbuhan baru bagi perusahaan. Selain itu, tambang ini diharapkan mampu memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham serta manfaat ekonomi bagi masyarakat di wilayah sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *