Tim Bantuan WCK Tewas, Diduga Diserang Tentara Israel

Gaza – Tujuh pekerja bantuan meninggal ketika konvoi, mereka diserang oleh serangan udara Israel. Serangan terjadi saat mereka (WCK) konvoi meninggalkan gudang mereka di Deir al-Balah untuk mengirimkan bantuan di Gaza.

Padahal sebelumnya, Yayasan amal makanan atau World Central Kitchen (WCK) telah mengoordinasikan gerakan konvoi dengan Tentara Pertahanan Israel.

Menanggapi hal tersebut, Tentara Pertahanan Israel (IDF) mengatakan bahwa mereka sedang melakukan tinjauan menyeluruh untuk memahami keadaan insiden tragis ini.

“Sedang melakukan tinjauan menyeluruh di tingkat tertinggi untuk memahami keadaan insiden tragis ini,” katanya dikutip dari Bellingcat, Selasa (2/4/2024).

Lebih lanjut, IDF mengatakan bahwa mereka sedang melakukan tinjauan serangan tersebut di tingkat tertinggi dan telah berupaya untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman.

“IDF melakukan upaya yang luas untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman, dan telah bekerja sama dengan WCK dalam upaya vital mereka untuk menyediakan makanan dan bantuan kemanusiaan kepada orang-orang Gaza,” ungkapnya.

BACA JUGA: Korban Bertambah Akibat Konflik Palestina-Israel Terus Memanas

Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengaku serangan ini sebagai “serangan yang tidak disengaja.”

Bukti Serangan

Laporan insvestigasi Bellingcat melaporkan bahwa adanya kendaraan yang hancur menunjukkan tanda-tanda serangan, yang hanya bisa dilakukan oleh IDF di wilayah tersebut. Lokasi serangan itu, di pinggiran Deir al-Balah dekat fasilitas WCK.

Dampak serangan terlihat dari tiga mobil yang hancur, hal ini sesuai dengan pernyataan WCK bahwa konvoi terdiri dari dua mobil lapis baja dan satu mobil berkulit lembut.

Konvoi diserang saat meninggalkan gudang Deir al-Balah setelah memuat lebih dari 100 ton bantuan makanan untuk Gaza melalui jalur maritim. Dua kendaraan diidentifikasi di Jalan Akses untuk Bantuan Kemanusiaan, sementara yang lainnya di ladang sebelah jalan tersebut.

BACA JUGA: Serangan Roket Hamas ke Israel, 300 Warga Israel Tewas

Meskipun tidak ada bukti langsung bahwa IDF menggunakan senjata R9X, serangan serupa terjadi di Lebanon selatan. Serangan ini menunjukkan tanda-tanda penggunaan senjata dengan akurasi tinggi yang melacak target secara real time.

Dengan demikian, serangan ini menimbulkan pertanyaan serius tentang koordinasi dan keselamatan bantuan kemanusiaan di Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *