Alhasil, tambahan tiga poin membuat Persija tetap bertahan di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Macan Kemayoran menyamai raihan poin Persib Bandung dan hanya terpaut dua angka dari Borneo FC yang masih memimpin klasemen dengan 40 poin.
Kritik Tajam dari Jakmania
Meski menang, sorotan keras justru datang dari pendukung setia Persija. Allano dan Maxwell dinilai terlalu individualistis dan beberapa kali mengabaikan rekan setim yang berada pada posisi lebih menguntungkan.
Sorotan paling mencolok terjadi saat rekrutan anyar Persija, Alaeddine Ajaraie, yang masuk di babak kedua, terlihat beberapa kali berdiri bebas tanpa kawalan. Namun bola tak kunjung dialirkan, baik oleh Allano maupun Maxwell, meski peluang terbuka lebar.
“Terlepas dari kemenangan ini, ada catatan penting buat Allano, jangan main seenaknya. Lo bukan superstar di sini. Semua sama rata selama masih pakai jersey Persija. Yang rugi tim kalau main begitu terus. Ubah sikap ogah-ogahan dan emosian. Tim ini mau juara!” tulis akun Instagram @andrwfth di kolom komentar unggahan resmi Persija Jakarta usai laga.
Komentar senada juga datang dari akun @mhmmdgalangsa yang secara terbuka meminta manajemen Persija turun tangan.
“Buat Maxwell dan Allano, tolong ingat ini satu tim. Jangan egois. Buat manajemen, tolong ditegur pemain yang egonya tinggi. Target kita, satu kota, juara. Evaluasi plis,” tulisnya.
Dengan demikian, kemenangan atas Madura United memang menjaga asa Persija dalam perburuan gelar musim ini. Namun, isu soal ego pemain dan minimnya kerja sama tim menjadi pekerjaan rumah serius yang kini disorot publik.
BACA JUGA: Minim Kontribusi? Fakta Statistik Gustavo Franca Sebelum Didepak Persija
Oleh karena itu, Jakmania berharap manajemen dan tim pelatih segera melakukan evaluasi agar Persija tak hanya menang, tetapi juga tampil sebagai tim solid yang benar-benar layak bersaing di jalur juara.






