William Yani Kembali Pimpin SP IMPPI, Tegaskan Fokus pada Perlindungan Pekerja Migran

RUANGBICARA.co.id, Jakarta – Serikat Pekerja Informal Migran dan Pekerja Profesional Indonesia (SP IMPPI) sukses menggelar Musyawarah Nasional (MUNAS) pertama pada Senin, 30 Juni 2025.

Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan komitmen strategis memperjuangkan hak pekerja migran dan profesional Indonesia, baik di dalam maupun luar negeri.

SP IMPPI didirikan oleh William Yani Wea pada tahun 2020. Organisasi ini berafiliasi dengan KSPSI AGN dan kini memiliki 12 perwakilan daerah, antara lain di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTT, Sulawesi Utara, dan Aceh.

BACA JUGA: Delegasi Buruh Indonesia di ILC 2025 Suarakan Kerja Layak dan Perlindungan Pekerja

Agenda utama MUNAS adalah pengukuhan dan pelantikan Ketua Umum SP IMPPI periode 2025–2030. Melalui musyawarah mufakat, William Yani kembali terpilih sebagai Ketua Umum. Ia langsung dilantik oleh Sekretaris Jenderal KSPSI, Hermanto Ahmad.

“Kami percaya kepemimpinan baru ini akan membawa semangat segar dan memperluas kiprah SP IMPPI di tengah dinamika ketenagakerjaan nasional dan global,” ujar Hermanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/7/2025).

Dukungan

MUNAS juga dihadiri tokoh nasional, Presiden KSPSI AGN dan ASEAN Trade Union Council (ASEAN TUC), Andi Gani Nena Wea, yang juga Penasihat Kapolri. Ia mengapresiasi peran aktif SP IMPPI dalam memperjuangkan isu pekerja migran.

“Saya menyambut baik terselenggaranya MUNAS ini dan berharap SP IMPPI ke depan semakin fokus memperjuangkan perlindungan pekerja migran. Mereka adalah bagian penting dari bangsa ini,” ujar Andi Gani.

Dalam pidato perdananya, William menegaskan bahwa SP IMPPI akan tetap menjadikan perlindungan dan pendampingan pekerja migran sebagai prioritas utama. Di sisi lain, organisasi juga akan fokus menguatkan kapasitas buruh muda melalui pelatihan kepemimpinan dan advokasi bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.

“MUNAS 2025 adalah simbol konsolidasi nasional dan arah baru perjuangan. SP IMPPI akan terus menjadi kekuatan buruh yang inklusif, progresif, dan berorientasi pada keadilan sosial,” kata William.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *