27 Hari Terjebak di Perut Bumi, Ini Kisah Tragis Pencarian Tujuh Pekerja Freeport Papua

Menurut Tony, seluruh jenazah korban diperlakukan dengan penuh hormat. Lima di antaranya diterbangkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada keluarga masing-masing, sedangkan jenazah Zaverius Magai dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.

“Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Mereka bukan sekadar pekerja, tetapi bagian dari keluarga besar PTFI,” ucap Tony dengan penuh haru.

PT Freeport Indonesia juga memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban. Selain itu, perusahaan memastikan bahwa investigasi menyeluruh sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti longsor. Hasilnya nanti akan menjadi dasar penguatan protokol keselamatan baru di seluruh area operasi PTFI.

Tantangan

Tony menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang bekerja tanpa kenal lelah selama hampir sebulan di tengah kondisi ekstrem.

“Kami berterima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam misi penyelamatan. Ini bukan tugas yang mudah, namun kerja sama dan dedikasi semua pihak menjadi bukti nyata komitmen terhadap keselamatan,” ujarnya.

BACA JUGA: Terbongkar! Begini Modus FAM Ubah Asal-Usul Pemain Naturalisasi Malaysia

Tragedi ini menjadi pengingat keras tentang betapa kompleks dan berbahayanya operasi pertambangan bawah tanah. Meskipun dilengkapi teknologi canggih dan sistem manajemen risiko, faktor cuaca, struktur geologi, serta kondisi alam Papua yang ekstrem tetap menjadi tantangan besar bagi keselamatan pekerja tambang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *