5. Guru Jadi Saksi Kunci
Guru Matematika bernama Budi Laksono menjadi saksi utama dalam insiden ini.
Ia memberikan keterangan awal kepada pihak berwenang mengenai kronologi kejadian saat Salat Jumat berlangsung.
Menurutnya, suara ledakan pertama berasal dari arah belakang aula dan disusul asap tebal yang membuat para siswa panik.
6. Ditemukan Bom Rakitan dan Senjata
Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan adanya temuan mengejutkan.
Aparat menemukan bom rakitan, remot pemicu, serta senjata airsoft gun laras panjang dan revolver di sekitar lokasi.
Penemuan ini memperkuat dugaan bahwa ledakan kemungkinan besar melibatkan unsur bahan peledak buatan.
7. Sekolah Ditutup Sementara dan Area Disterilisasi
Aparat kepolisian bersama tim Jihandak (Penjinak Bahan Peledak) langsung melakukan sterilisasi area dan olah TKP. Aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 72 Jakarta untuk sementara dihentikan hingga situasi dinyatakan aman.
Sementara itu, personel Yonmarhanlan III dan aparat kewilayahan terus memantau perkembangan situasi di sekitar lokasi kejadian.
Dugaan Sementara
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Aparat keamanan terus berkoordinasi dengan Polres Jakarta Timur dan Kodim setempat untuk memastikan sumber ledakan serta motif di balik peristiwa ini.
BACA JUGA: OTK Ledakan Bom ke Kediaman Pribadi Cagub Aceh, Bustami Hamzah
Peristiwa ini menimbulkan keresahan di kalangan pelajar, guru, dan warga sekitar, sekaligus menjadi peringatan penting akan perlunya pengamanan lingkungan sekolah dari potensi ancaman keamanan.






