RUANGBICARA.co.id – Minat masyarakat terhadap KUR BRI terus meningkat setiap tahun. Bukan tanpa alasan, banyak pelaku UMKM yang merasa terbantu karena bunga ringan, proses cepat, dan syarat yang tidak rumit.
Namun sebelum mengajukan, ada empat pertanyaan penting yang wajib kamu pahami agar tidak salah langkah. Menariknya, pertanyaan nomor tiga justru paling sering disalahpahami oleh calon peminjam.
BACA JUGA:Â Ini yang Harus Diperhatikan! Persyaratan dan Besaran Angsuran dalam Pengajuan Tabel Pinjaman KUR BRI 2025
1. Berapa Suku Bunga KUR BRI Tahun Ini?
Sebelum mengajukan pinjaman, wajar jika calon debitur ingin tahu beban bunga yang harus dibayar. Apalagi modal usaha tidak bisa sembarangan dihitung. BRI sendiri menawarkan bunga spesial yang tergolong sangat bersaing.
Untuk KUR Super Mikro, bunganya hanya 3% efektif per tahun, cocok untuk usaha kecil yang baru merintis. Sementara itu, KUR Mikro dan KUR Kecil menerapkan sistem bertahap:
-
Pinjaman pertama: 6%
-
Pinjaman kedua: 7%
-
Pinjaman ketiga: 8%
-
Pinjaman keempat: 9%
Dengan skema ini, KUR BRI tetap menjadi salah satu fasilitas pembiayaan yang paling meringankan pelaku UMKM di Indonesia.
2. Siapa Saja yang Bisa Mengajukan KUR BRI?
Pertanyaan ini penting karena banyak pelaku usaha yang ragu apakah bisnis mereka sudah memenuhi syarat atau belum. KUR BRI pada dasarnya ditujukan untuk:
-
Individu yang memiliki usaha produktif dan layak
-
Usaha yang telah berjalan minimal 6 bulan
-
Tidak sedang menerima kredit modal kerja/investasi dari bank lain
-
Memiliki identitas seperti KTP, KK, dan surat izin usaha (IUMK atau setara)
Menariknya, BRI tetap membuka akses bagi pelaku UMKM yang dianggap unbankable atau belum memiliki agunan tambahan. Selama usahanya berjalan dan memenuhi syarat, peluang disetujui tetap terbuka lebar.
3. Apakah KUR BRI Membutuhkan Agunan?
Ini dia pertanyaan yang paling sering membuat orang bingung. Banyak yang beranggapan bahwa semua KUR harus memakai jaminan. Padahal faktanya tidak begitu.






