RUANGBICARA.co.id – Harga Bitcoin kembali bergerak volatil pada perdagangan pagi hari, Senin (2/3), di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Ketidakpastian geopolitik yang meningkat membuat pelaku pasar cenderung mengambil posisi hati-hati terhadap aset berisiko, termasuk kripto.
Berdasarkan data terbaru dari CoinMarketCap, harga Bitcoin pagi ini diperdagangkan di kisaran US$65.000. Angka tersebut mencerminkan fluktuasi tajam yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, seiring eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah.
BACA JUGA: Konflik AS-Iran Memanas, Harga Emas Diprediksi Tembus Rp3,4 Juta per Gram
Sentimen pasar kian memanas setelah muncul laporan kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dalam serangan udara yang dilancarkan militer Amerika Serikat dan Israel. Khamenei selama ini memegang otoritas tertinggi atas kebijakan militer, luar negeri, hingga program nuklir Iran.
Sesuai konstitusi Iran, apabila pemimpin tertinggi wafat, kepemimpinan sementara dijalankan oleh dewan yang terdiri dari presiden, kepala lembaga peradilan, dan seorang ulama dari Dewan Penjaga. Situasi transisi ini dinilai berpotensi memperpanjang ketidakpastian politik di Teheran.






