Neng Siti Julaiha Resmi Pimpin PPP Banten, Ini Profil dan Jejak Kariernya

RUANGBICARA.co.idNeng Siti Julaiha resmi memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten setelah menerima Surat Keputusan (SK) langsung dari Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.

Sosok yang akrab disapa NJ ini bukan figur baru dalam kancah politik Banten. Ia dikenal memiliki perjalanan panjang yang berawal dari dunia pendidikan, kemudian aktif dalam berbagai organisasi sosial, hingga akhirnya matang sebagai politisi di panggung legislatif.

BACA JUGA: Neng Siti Julaiha Resmi Pimpin PPP Banten, Bidik Hasil Maksimal di Pemilu 2029

Lantas, seperti apa perjalanan hidup dan rekam jejak Neng Siti Julaiha hingga dipercaya menakhodai PPP Banten?

Profil

Neng Siti Julaiha lahir di Lebak pada 13 Juli 1975 dan tumbuh besar di Kampung Guha, Desa Ciminyak, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten. Berasal dari lingkungan sederhana, ia menumbuhkan tekad kuat untuk menempuh pendidikan setinggi mungkin.

Setelah menyelesaikan pendidikan dasar di daerahnya, ia melanjutkan ke Madrasah Tsanawiyah Negeri Rangkasbitung. Dan dalam perjalanannya, ia kemudian berlanjut untuk menimba ilmu di pesantren Daar el-Qolam. Pilihan ini menjadi titik penting yang membentuk karakter, kedisiplinan, serta pandangannya terhadap pendidikan dan kehidupan sosial.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Jakarta dengan mengambil S1 Pendidikan Agama Islam di IAIA Jakarta dan lulus pada 2004. Semangat belajarnya tidak berhenti di situ. Ia melanjutkan studi magister di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan berhasil menyelesaikannya pada 2011.

Sebelum terjun ke dunia politik, karier Neng Siti Julaiha lebih dulu ditempa di dunia pendidikan. Pada 2001, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Sekolah di Asshiddiqiyah Islamic Boarding School Jakarta. Pengalaman ini menjadi fondasi awal dalam membangun jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan kerja.

Memasuki tahun 2023, ia mendirikan NJ Center, sebuah lembaga yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta isu sosial-politik. Melalui lembaga ini, ia memperluas ruang pengabdiannya di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *