RUANGBICARA.co.id — Pelemahan rupiah yang menembus Rp17.400 per dolar AS menjadi alarm serius bagi stabilitas ekonomi nasional. Di tengah tekanan global yang dipicu kenaikan suku bunga dan arus modal keluar, Bank Indonesia (BI) bergerak cepat merumuskan langkah-langkah strategis. Otoritas moneter menilai gejolak ini tidak bisa dibiarkan berlarut karena berpotensi mengganggu kepercayaan pasar dan kinerja sektor keuangan domestik.
Gubernur BI, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa respons kebijakan telah diperkuat dan dilaporkan langsung kepada Presiden dalam forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Menurutnya, tujuh langkah yang disiapkan bukan sekadar respons jangka pendek, tetapi bagian dari strategi menjaga stabilitas rupiah secara berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global yang tidak menentu.
BACA JUGA:Â Tak Cuma Soal Instagram Hilang, Ahmad Dhani Bongkar Lagi Kasus Lama Maya Estianty
Langkah-langkah tersebut dirancang secara komprehensif, mencakup intervensi pasar, penguatan likuiditas, hingga pengawasan sektor keuangan. BI juga memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), guna memastikan efektivitas kebijakan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Tujuh langkah BI menghadapi pelemahan rupiah:
1. Intervensi pasar valas
BI melakukan intervensi di pasar domestik dan global, baik melalui transaksi tunai, domestic delivery, maupun instrumen non-delivery forward (NDF) di pusat keuangan dunia. Tujuannya untuk menjaga keseimbangan suplai dan permintaan valas serta meredam volatilitas rupiah.
2. Mendorong aliran dana asing (capital inflow)
Bersama Kementerian Keuangan, BI mengoptimalkan instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) guna menarik kembali investor asing dan menutup tekanan outflow dari pasar obligasi dan saham.
3. Pembelian SBN di pasar sekunder
BI melanjutkan pembelian Surat Berharga Negara untuk menjaga stabilitas pasar obligasi. Langkah ini membantu menahan lonjakan yield dan menjaga daya tarik investasi di dalam negeri.
4. Menjaga likuiditas perbankan






