Asta Cita Prabowo Dikritik Dandhy Laksono, Begini Katanya

Kritik Dandhy menyoroti ketimpangan lahan yang ia nilai masih menjadi masalah besar dalam agenda pemerataan ekonomi. Menurutnya, penerapan ideologi Pancasila dalam kebijakan agraria harus diiringi dengan tindakan nyata untuk mengatasi ketimpangan ini.

Isi Asta Cita Prabowo

Asta Cita, sebagai visi utama Prabowo untuk lima tahun ke depan, mencakup delapan poin utama yang disebut-sebut akan membawa Indonesia ke era yang lebih maju dan makmur.

Berikut adalah delapan misi tersebut:

  1. Memperkokoh Ideologi Pancasila, Demokrasi, dan HAM – Menguatkan nilai-nilai Pancasila di berbagai bidang.
  2. Pertahanan dan Kemandirian Bangsa – Meliputi swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, hingga ekonomi hijau dan biru.
  3. Lapangan Kerja Berkualitas – Menyediakan pekerjaan yang layak, mendorong kewirausahaan, dan pengembangan industri kreatif serta infrastruktur.
  4. Pembangunan SDM dan Kesetaraan – Meningkatkan kualitas SDM di bidang teknologi, pendidikan, kesehatan, olahraga, dan penguatan peran kelompok rentan.
  5. Hilirisasi dan Industrialisasi – Mendorong nilai tambah produksi dalam negeri.
  6. Pembangunan Desa – Mengutamakan pembangunan dari tingkat desa untuk mengurangi kemiskinan dan kesenjangan.
  7. Reformasi Politik dan Hukum – Memperkuat pemberantasan korupsi, reformasi hukum, dan birokrasi.
  8. Harmoni dengan Alam – Menjaga keseimbangan lingkungan, budaya, dan toleransi beragama demi masyarakat yang adil.

Respons Publik terhadap Asta Cita

Selain kritik dari Dandhy, visi besar Asta Cita juga mengundang respons beragam dari masyarakat.

Sementara beberapa kalangan menyambut baik langkah Prabowo dalam menekankan pentingnya kemandirian pangan dan energi, sebagian lainnya mempertanyakan kemampuan pemerintah untuk benar-benar mewujudkan visi tersebut dalam praktik, terutama dalam mengatasi ketimpangan ekonomi.

BACA JUGA: Wujudkan Program Asta Cita Prabowo, Kementerian Diminta Susun Standar Kompetensi Jabatan

Dengan munculnya kritik ini, visi “Indonesia Emas 2045” melalui Asta Cita diharapkan dapat berfokus pada masalah-masalah mendasar, terutama soal keadilan sosial dan pemerataan yang sesuai dengan prinsip ideologi Pancasila.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *