RUANGBICARA.co.id – Industri hiburan Indonesia kembali berduka. Pada Minggu, 15 Juni 2025, musisi muda berbakat Gusti Irwan Wibowo, yang dikenal dengan nama panggung Gustiwiw, meninggal dunia. Ia wafat setelah mengalami kecelakaan di kamar mandi yang kemudian disusul serangan jantung.
Kabar duka ini mengejutkan banyak pihak, khususnya rekan-rekan di dunia musik serta para penggemarnya yang selama ini menikmati karya-karya sang musisi.
Tidak hanya dikenal sebagai penyanyi, Gustiwiw juga merupakan seorang inovator dan penggerak musik lokal. Ia memberi warna baru dalam industri hiburan Indonesia melalui karya-karyanya yang orisinal dan penuh semangat.
BACA JUGA: Bahaya Jatuh pada Orang Dewasa, Seperti yang Dialami Gusti Irwan Wibowo Sebelum Meninggal
Meski telah tiada, semangat dan kontribusinya akan terus menginspirasi generasi muda. Karyanya menjadi bukti bahwa musik bisa menjadi wadah ekspresi dan jembatan budaya yang tak lekang oleh waktu.
Latar Belakang
Lahir dari keluarga yang dekat dengan dunia seni, Gustiwiw merupakan putra dari Timur Priyono, pencipta lagu legendaris “Suka-suka” yang dipopulerkan Jamal Mirdad. Namun, meski berasal dari keluarga musisi, Gustiwiw memulai kariernya dari nol.
Sejak kecil, ia tumbuh di lingkungan yang penuh pengaruh musik klasik dan modern. Ayahnya memperkenalkannya pada band legendaris Inggris seperti The Beatles, Queen, dan The Police. Namun demikian, Gustiwiw selalu menekankan bahwa pencapaiannya bukan hasil privilese, melainkan hasil dari kerja keras dan kecintaannya pada musik.
Gustiwiw dikenal sebagai sosok multitalenta. Ia aktif sebagai penyanyi, penulis lagu, produser, hingga pengisi suara. Selain menciptakan lagu-lagunya sendiri, ia juga membantu banyak musisi dalam proses kreatif.
Beberapa musisi yang pernah bekerja dengannya antara lain Jebung, Gia Sabila, Ardhito Pramono, dan Nadin Amizah. Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam produksi soundtrack film “GJLS: Ibuku Ibu-Ibu”, yang menunjukkan kepiawaiannya di berbagai medium hiburan.












