Meskipun menghadapi tantangan, Carlos merasa bersyukur karena tim kepelatihannya memiliki pemahaman yang baik dalam menyesuaikan program latihan.
Salah satu strategi utama adalah menyesuaikan jadwal latihan menjadi sore atau malam hari agar tidak mengganggu kondisi fisik pemain yang sedang berpuasa.
“Staf pelatih memberi tahu para pemain untuk menjaga tubuh, nutrisi, dan istirahat. Saya pikir kami telah mengelola waktu ini dengan sangat baik, menyesuaikan waktu latihan dan jadwal. Ini adalah hal yang baik untuk dipelajari,” tambahnya.
BACA JUGA: Heboh! Jamu Beras Kencur Orang Tua Mengandung Alkohol? Ini Faktanya
Dengan strategi yang matang dan pemahaman terhadap kondisi para pemain, Carlos Pena optimistis bahwa Persija tetap bisa menjaga performa terbaiknya di tengah bulan Ramadan.












