Afif menekankan prinsip portabilitas Program JKN, yang memungkinkan peserta memperoleh layanan rawat jalan di Puskesmas, klinik, atau dokter praktik mandiri lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan meski berada di luar domisili. Dalam kondisi darurat, peserta dapat langsung mengunjungi rumah sakit terdekat tanpa rujukan terlebih dahulu. Informasi fasilitas kesehatan yang tetap beroperasi selama mudik juga dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN.
BPJS Kesehatan memastikan sinergi dengan berbagai fasilitas kesehatan tetap optimal, dan menyediakan kanal pengaduan melalui Aplikasi Mobile JKN, WhatsApp Pandawa di nomor 08118165165, serta Care Center 165, untuk memudahkan peserta JKN yang mengalami kendala layanan.
Sementara itu, Walikota Jakarta Timur Munjirin menyampaikan apresiasi atas Posko Mudik yang dihadirkan BPJS Kesehatan.
“Ini merupakan salah satu bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam melayani masyarakat, khususnya pemudik. Kami juga mengimbau para pemudik memperhatikan kesehatan kendaraan dan kondisi tubuh agar perjalanan mudik menyenangkan dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.
BACA JUGA: Salah Sasaran! Ustad Solmed Tegaskan Bukan Inisial “SAM” yang Dimaksud
Dengan hadirnya Posko Mudik BPJS Kesehatan, diharapkan mudik Lebaran 2026 tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga perjalanan yang aman dan sehat bagi seluruh masyarakat.









