RUANGBICARA.co.id – Universal BPR menjadi salah satu contoh nyata bagaimana sebuah bisnis keluarga mampu bertahan dan berkembang, tanpa kehilangan identitasnya.
Dari generasi ke generasi, perusahaan ini terus beradaptasi dengan tantangan zaman, sambil menjaga nilai-nilai tradisional yang telah mengakar.
Berdiri di Atas Fondasi yang Kokoh
Dibangun oleh pendirinya yang visioner, Universal BPR telah menjadi institusi yang memadukan pengalaman luas dengan inovasi.
BACA JUGA: Dianggap Gagal Penuhi Modal Inti 3 Triliun, Bank Banten di Demo Mahasiswa
Kaman Siboro dan Stephen Satyahadi, dua tokoh pendiri Universal BPR, membawa pengalaman puluhan tahun di sektor perbankan, yang menjadi fondasi kuat perusahaan ini.
Sebagai Pemegang Saham Pengendali dan Komisaris Utama sejak 2001, Kaman Siboro memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di dunia perbankan.
Kariernya yang panjang, mulai dari Management Trainee hingga Senior Vice President di Bank Permata, membentuk visi Universal BPR untuk menjadi layanan keuangan terpercaya.
Sementara itu, Stephen Satyahadi memperkuat Universal BPR dengan pengalaman strategisnya di institusi besar seperti Bank Universal, Astra, Citibank, dan Bank Permata. Dengan lebih dari tiga dekade pengalaman, ia menghadirkan stabilitas yang menjadi pilar kekuatan Universal BPR.
Generasi Penerus Membawa Angin Segar
Keberlanjutan Universal BPR juga terletak pada peran aktif generasi penerus. Reyhan Satyahadi, putra Stephen Satyahadi, menjadi salah satu tokoh penting dalam transformasi perusahaan.
Selanjutnya, berbekal pengalaman lebih dari 23 tahun di sektor perbankan, Reyhan memimpin modernisasi operasional dan pengembangan sumber daya manusia sebagai Direktur Utama.






