Dua Kali Lebih Berisiko, Ini 6 Cara Mencegah Penyakit Diabetes Bawaan Keturunan

RUANGBICARA.co.id – Diabetes merupakan penyakit kronis yang jumlah penderitanya terus meningkat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah faktor genetik atau keturunan. Terutama pada diabetes tipe 2, risiko akan semakin besar jika seseorang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes.

Namun begitu, memiliki riwayat keluarga bukan berarti Anda pasti akan mengalami penyakit ini. Dengan menerapkan pola hidup sehat dan melakukan pencegahan yang tepat, risiko diabetes tetap bisa ditekan secara signifikan.

BACA JUGA: Gak Melulu Disate, Ini Tips Mengolah Daging Kurban yang Sehat dan Enak

Apa Itu Diabetes?

Diabetes terjadi ketika kadar gula darah (glukosa) dalam tubuh terlalu tinggi akibat gangguan pada hormon insulin. Insulin sendiri berfungsi membantu tubuh mengubah glukosa menjadi energi. Secara umum, ada dua tipe utama diabetes:

  • Diabetes Tipe 1: Biasanya muncul sejak usia muda dan disebabkan oleh faktor autoimun.

  • Diabetes Tipe 2: Umumnya terjadi pada usia dewasa dan sangat dipengaruhi oleh gaya hidup, meskipun faktor genetik juga memiliki peran besar.

Jika orang tua atau saudara kandung Anda mengidap diabetes, maka risiko Anda terkena penyakit serupa bisa menjadi dua kali lebih tinggi. Ini karena gen tertentu memengaruhi cara tubuh memproduksi atau merespons insulin.

Meski begitu, genetik bukan satu-satunya penyebab. Gaya hidup dan lingkungan justru memegang peranan besar dan masih bisa dikendalikan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan pencegahan sejak dini, terutama bagi Anda yang memiliki riwayat keluarga penderita diabetes.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang terbukti efektif untuk menurunkan risiko diabetes:

1. Terapkan Pola Makan

Pertama, perbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan makanan tinggi serat.

Hindari makanan olahan, yang tinggi gula dan lemak jenuh. Selain itu, batasi minuman manis dan perhatikan porsi makan setiap kali makan.

2. Rutin Berolahraga

Selanjutnya, biasakan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit per hari sebanyak 5 kali seminggu.

Olahraga seperti jalan cepat, berenang, bersepeda, atau yoga sangat baik untuk menjaga berat badan dan meningkatkan sensitivitas insulin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *