“Masih sangat pagi di hari ini, ketika seorang teman memberitahu saya bahwa ada seorang Menteri baru yang mengundang acara Haul (peringatan hari wafat) ibunya yang kedua sekaligus syukuran di Ponpes menggunakan surat dengan kop dan stempel resmi kementerian,” tulis Mahfud dalam unggahan di instagram pribadinya, Selasa (22/10/2024)..
Mahfud menegaskan bahwa jika surat tersebut benar ada, maka penggunaan kop surat dan stempel resmi untuk acara pribadi adalah kesalahan.
“Kalau benar ada surat itu maka hal tersebut salah. Kop surat dan stempel resmi tak boleh dipakai untuk acara pribadi dan keluarga, termasuk ponpes dan ormas sekali pun. Harus hati-hati menggunakan atribut dan simbol-simbol pemerintahan,” sambungnya.
BACA JUGA:Â Menteri Trenggono Tancap Gas Ekonomi Biru di Periode Kedua
Hal ini menurutnya, penting untuk menjaga integritas dan citra lembaga pemerintah di mata publik.












