RUANGBICARA.co.id – Penyanyi muda berbakat, Daffa Syawlan kembali menyapa pecinta musik Tanah Air melalui single religi terbarunya berjudul Marhaban Yaa Ramadan, yang dirilis bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadan 2026.
Lagu ini menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan karier Daffa yang kini mulai bertransformasi dari penyanyi anak menuju fase remaja dan dewasa. Melalui karya terbarunya tersebut, Daffa menunjukkan perkembangan karakter vokal dan pendekatan musikal yang semakin matang, namun tetap mempertahankan pesan positif serta nilai-nilai spiritual yang selama ini menjadi ciri khasnya.
BACA JUGA: Lirik Lagu ‘Nyaman’: Lagu Agatha Chelsea Tentang Cinta yang Dewasa dan Menenangkan
Single “Marhaban Yaa Ramadan” merefleksikan esensi Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan, ampunan, cinta, dan harapan. Liriknya mengajak para pendengar untuk menyambut bulan suci dengan hati yang tulus, memperkuat kesabaran, menahan godaan, serta memperbanyak doa sebagai jalan menuju kemenangan.
Salah satu penggalan liriknya berbunyi, “Marhaban ya Ramadan, Bulan cinta dan harapan…”, yang menghadirkan nuansa hangat sekaligus penuh makna. Dengan melodi yang ringan dan mudah diingat, lagu ini diharapkan dapat menjadi teman kebersamaan keluarga sepanjang Ramadan.
Proses Rekaman
Menariknya, proses rekaman lagu ini terbilang cukup singkat. Daffa mengungkapkan bahwa ia hanya memiliki waktu sekitar dua hari untuk mempersiapkan lagu tersebut sebelum masuk ke studio rekaman.
“Aku rekaman lagu ini di awal bulan puasa ini. Untungnya jadwal rekaman mulainya sore hari, lalu istirahat sebentar untuk berbuka puasa dan lanjut rekaman lagi sampai selesai. Jadi menjalani rekamannya aku enggak terlalu merasa berat. Kendalanya cuma pada penyesuaian nada dan chord-nya saja,” jelas Daffa.
Ia juga mengungkapkan bahwa lagu tersebut baru diterimanya dua hari sebelum proses rekaman dimulai. Karena itu, dilakukan workshop singkat bersama pencipta lagunya, Tetra Dipayana, untuk menyesuaikan karakter vokalnya.
“Karena lagunya baru aku terima dua hari sebelum rekaman, makanya ada workshop singkat saat rekaman dengan Kak Tetra Dipayana sebagai pencipta lagunya. Aku diarahkan bagaimana membawakan lagu ini sesuai dengan karakter suaraku sekarang,” tambahnya.












