“Penataan ruang laut bertujuan menjaga keberlanjutan ekosistemnya,” ungkapnya.
Selain PNBP, program prioritas ekonomi biru juga menunjukkan kemajuan. Luas kawasan konservasi pada 2024 yang ditargetkan 29,3 juta hektar telah mencapai 29,9 juta hektar atau 9,2% dari luas laut Indonesia.
“Kita menargetkan 10% pada 2030, yaitu 32,5 juta hektar. Target global 97,5 juta hektar atau 30% dari luas laut kita sudah terlihat jelas tercapai,” jelas Victor.
Victor juga menambahkan, di 2024, KKP berhasil mendaftarkan 2 kawasan konservasi sebagai lokasi Particularly Sensitive Sea Area (PSSA).
BACA JUGA:Â Resmi Pailit, Ternyata Begini Kiprah Panjang Sritex di Industri Tekstil Indonesia
“KKP telah mendaftarkan Nusa Penida dan Gili Matra sebagai PSSA. Ini berarti lokasi tersebut diakui oleh International Maritime Organization (IMO) dalam peta laut internasional,” tambahnya.







