Untuk rute Jawa–Sumatera, jumlah penumpang diproyeksikan mencapai 1,56 juta orang atau naik 10,3 persen dengan 371.653 kendaraan. Sementara arus sebaliknya dari Sumatera ke Jawa diperkirakan mencapai 1,51 juta penumpang dengan 353.901 kendaraan.
Adapun pada lintasan Jawa–Bali, jumlah penumpang diperkirakan mencapai 805.851 orang dengan 217.117 kendaraan, sedangkan arus balik Bali–Jawa diprediksi melayani 869.604 penumpang dengan 248.161 kendaraan.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASDP menambah berbagai fasilitas, mulai dari dermaga express II di Merak–Bakauheni, layanan pelanggan 24 jam, toilet portable, hingga peningkatan penerangan di area pelabuhan demi kenyamanan pengguna jasa.
Program Mudik Ramah Anak
Tak hanya fokus pada operasional, ASDP juga menghadirkan pengalaman mudik yang lebih ramah keluarga melalui program Mudik Ramah Anak bertajuk “Semarak Liburan 2026”.
Program ini merupakan kolaborasi dengan Dongeng Academy yang menghadirkan kids corner di Pelabuhan Merak dan Pelabuhan Bakauheni mulai H-7 hingga H+7 Lebaran.
Anak-anak dapat menikmati berbagai fasilitas seperti mini playground, board games, ruang membaca, serta aktivitas kreatif yang dilengkapi dengan pembagian goodie bag, camilan ramah anak, dan activity book interaktif.
Tiket Wajib Dibeli Secara Online
Sementara itu, Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale, mengingatkan masyarakat untuk membeli tiket lebih awal melalui aplikasi resmi.
“Pembelian tiket dilakukan melalui aplikasi Ferizy karena tidak ada penjualan tiket di pelabuhan. Hindari calo dan pastikan data diri diisi sesuai identitas agar perjalanan lebih tertib dan lancar,” jelasnya.
BACA JUGA: Langkah Korporasi Eks Dirut ASDP Ira Puspadewi Justru Untungkan Negara
Dengan kesiapan operasional, penguatan layanan, serta dukungan digitalisasi, ASDP menargetkan layanan penyeberangan selama Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang akan kembali ke kampung halaman.












