-
Nafsu makan menurun dan berat badan sulit naik
Meskipun makan cukup, berat badan anak tetap sulit bertambah karena gizi mereka diserap oleh cacing. -
Perut sering kembung atau nyeri
Keluhan sakit perut, kembung, hingga rasa tidak nyaman di bagian perut merupakan tanda umum cacingan. -
Anak tampak lemas dan pucat
Cacing dapat menyebabkan anemia dengan menyerap darah dari usus. Akibatnya anak terlihat pucat, mudah lelah, dan kurang bersemangat. -
Gatal di sekitar anus terutama malam hari
Tanda khas cacingan adalah rasa gatal di anus saat malam hari karena cacing betina bertelur di area tersebut. -
Gangguan tidur dan sering rewel
Rasa tidak nyaman di perut maupun gatal membuat anak sulit tidur nyenyak. -
Muncul cacing di feses
Pada kondisi lebih parah, orang tua bisa melihat cacing kecil di feses anak, tanda infeksi sudah cukup berat.
Dampak Cacingan
Kasus yang dialami Raya menjadi bukti nyata bahwa cacingan tidak boleh dianggap enteng. Jika dibiarkan, penyakit ini bisa memicu kekurangan gizi, stunting, hingga gangguan perkembangan kognitif anak.
BACA JUGA:Â 5 Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui
Untuk mencegah cacingan, dokter anak biasanya menyarankan pemberian obat cacing setiap enam bulan sekali. Selain itu, orang tua perlu membiasakan anak mencuci tangan dengan sabun, menjaga kebersihan makanan, serta rutin memotong kuku agar infeksi tidak mudah berulang.












