Jakarta — Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi, tampak tak bisa menyembunyikan rasa harunya saat menghadiri acara Musyawarah Nasional (Munas) Majelis Alumni IPPNU, Senin (5/5/2025).
Dalam sambutannya, ia mengenang masa-masa perjuangannya saat masih aktif sebagai kader IPPNU ketika kuliah di IAIN Yogyakarta.
Pada kesempatan itu, Arifatul berbagi cerita tentang pengalamannya semasa menjadi kader IPPNU. Ia mengenang saat harus menempuh perjalanan jauh dengan sepeda motor ke Gunung Kidul, meski harus kehujanan dan kepanasan demi menyapa teman-temannya.
BACA JUGA: Munas Majelis Alumni IPPNU Resmi Dibuka, Angkat Tema Ekonomi Inklusif Berkelanjutan
“Bicara IPPNU, bicara buat saya juga. Semangatnya luar biasa. Saya teringat saat kuliah, naik motor kehujanan dan kepanasan menyapa teman-teman di Gunung Kidul. Pengalaman ini luar biasa dan tidak saya dapatkan di kuliah,” ujarnya penuh haru.
Lebih jauh, Arifatul menyampaikan bahwa para alumni IPPNU memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Ia berharap para alumni bisa terus bersinergi, termasuk dengan kementeriannya.
“Kami ingin mendampingi adik-adik IPPNU agar tidak berjalan sendiri. Kami juga ingin memaksimalkan potensi alumni yang luar biasa,” jelasnya.
Ia juga mengajak IPPNU untuk berkolaborasi dalam program Ruang Bersama dan layanan Call Center milik Kementerian PPPA yang menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.












