Terlebih, kritik terhadap janji yang tidak terealisasi kembali mencuat setelah Amran Sulaiman kembali menjabat sebagai Menteri Pertanian, jabatan yang sebelumnya ia pegang pada masa pemerintahan Jokowi.
Respons Warganet Beragam
Unggahan mengenai kebangkrutan pabrik tersebut viral dan menuai beragam reaksi dari warganet. Beberapa menyuarakan ketidakpuasan terhadap kebijakan pemerintah dan kinerja industri dalam negeri.
“Baru-baru ini si Amran ada acara di Kick Andy. Dia cerita dari keluarga susah, persis cerita sinetron di TV. Biasanya kalau udah ada sinetronnya, pertanda ada kejanggalan atau kegagalan yang ingin ditutupi,” tulis akun @moshaddeq.
Sementara itu, ada juga yang menyindir soal kondisi industri nasional.
“10 tahun Jokowi berkuasa, industri tidak berkembang. Bahkan kok ancur-ancuran. Pantes pada kabur ke Vietnam. Katanya dengan ada UU Cipta Kerja bakal banyak lowongan, nyatanya sampai sekarang investor pada kabur,” tulis akun @dranux.
Kebangkrutan pabrik Zaaga ini menggambarkan betapa beratnya tantangan yang dihadapi industri alat pertanian di Indonesia, terutama di tengah janji-janji yang tidak terlaksana.
BACA JUGA:Â Resmi Pailit, Ternyata Begini Kiprah Panjang Sritex di Industri Tekstil Indonesia
Hal ini juga semakin memperjelas bahwa kebijakan pemerintah dalam sektor pertanian dan industri mesin pertanian membutuhkan perhatian serius agar tidak merugikan pelaku usaha dalam negeri.












