Syafrin Liputo menjelaskan bahwa proyek ini merupakan bagian dari rencana penataan kawasan Kota Tua. Ia berharap, kerja sama ini dapat menciptakan integrasi antara commuterline, MRT Jakarta, dan Transjakarta, serta mendukung Jakarta sebagai pusat perekonomian global dengan konektivitas transportasi yang lebih baik.
Di sisi lain, Yuskal Setiawan juga mendukung penuh proyek ini. Menurutnya, penandatanganan ini penting untuk mengintegrasikan moda transportasi.
“Dengan konektivitas antara MRT dan Commuterline, masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar, akan merasakan manfaat langsung,” ujarnya.
BACA JUGA:Â Pastikan Suplai Listrik, PLN Uji Coba LRT Jabodebek
Proyek ini mencakup pemanfaatan lahan seluas 716 meter persegi untuk memperkuat interkoneksi moda transportasi di Jakarta, mendukung peningkatan mobilitas warga.






