RUANGBICARA.co.id – Wacana mengenai jadwal rilis PS6 (PlayStation 6) kembali menjadi perbincangan hangat di industri gim. Sejumlah analis menilai konsol generasi terbaru Sony itu berpotensi mengalami penundaan dan tidak lagi meluncur pada 2027 seperti yang selama ini dirumorkan.
Sorotan terbaru datang dari firma analis asal Jepang, Sandstone Insights. Dalam laporan yang dipublikasikan analis David Gibson, disebutkan bahwa Sony diperkirakan akan memperpanjang siklus hidup PlayStation 5 (PS5), sehingga peluncuran PS6 kemungkinan terjadi lebih lambat dari ekspektasi banyak pihak.
BACA JUGA: Mengenal TheoTown, Game Simulasi Kota yang Kembali Naik Daun di Awal 2026
Meski laporan tersebut bukan rumor berbasis sumber internal, pandangan analis ini memicu diskusi luas di kalangan pelaku industri dan komunitas gamer global.
Rumor Awal
Selama ini, rumor paling konsisten menyebutkan bahwa PS6 akan dirilis pada musim liburan (holiday) 2027. Jadwal ini mengikuti pola siklus tujuh tahunan yang telah menjadi tren sejak era PlayStation 3.
Sebagai gambaran: PS3 dirilis pada 2006, PS4 pada 2013 dan PS5 pada 2020
Dengan pola tersebut, 2027 dianggap sebagai waktu yang ideal untuk generasi berikutnya. Namun, perubahan kondisi ekonomi dan pasar teknologi global membuat prediksi itu kini dipertanyakan.
Beberapa faktor yang disebut berpotensi memengaruhi keputusan Sony antara lain: Kenaikan harga RAM dan storage, tarif perdagangan internasional, ketidakstabilan ekonomi global dan biaya produksi chipset
Komponen seperti RAM dan penyimpanan menjadi perhatian utama karena sangat memengaruhi biaya produksi konsol. Dalam model bisnis konsol, perusahaan kerap menjual perangkat keras dengan margin tipis, lalu memperoleh keuntungan dari layanan digital seperti langganan dan penjualan game.
Sony sendiri saat ini meraih keuntungan besar dari sektor jaringan dan layanan digital, termasuk PlayStation Network (PSN), PlayStation Plus, serta transaksi dalam game. Meski demikian, perusahaan tetap harus berhati-hati agar tidak menjual konsol baru dengan kerugian terlalu besar seperti yang pernah terjadi pada awal era PS3.












