PSIM Yogyakarta Bungkam Dewa United, Nermin Haljeta Cetak Brace dalam Duel Sarat Drama

Keunggulan Pemain

Memasuki babak kedua, Dewa United harus bermain dengan sepuluh pemain setelah Nick Kuipers diganjar kartu merah di menit ke-52. Kondisi ini dimanfaatkan dengan baik oleh PSIM yang semakin dominan dalam penguasaan bola.

Tekanan yang terus dilakukan akhirnya berbuah hasil. Pada menit ke-61, Nermin Haljeta kembali mencatatkan namanya di papan skor. Brace penyerang asal Bosnia itu membuat PSIM unggul 2-0 dan semakin percaya diri di hadapan ribuan pendukungnya.

Meski tertinggal dua gol, Dewa United tetap mencoba menekan. Namun, upaya mereka kerap kandas di lini pertahanan PSIM yang tampil disiplin. Di sisi lain, skema permainan PSIM begitu rapi dengan eksploitasi sisi kiri yang sering membuat lini belakang Dewa kewalahan.

Hingga tambahan waktu enam menit, skor 2-0 tak berubah. Kemenangan ini menjadi bukti ketangguhan PSIM di bawah asuhan pelatih asal Belanda yang mampu menaklukkan sesama kompatriotnya dalam duel taktik yang intens.

BACA JUGA: Rotasi Mengejutkan! Bojan Hodak Percayakan Trio Baru Hadapi PSIM Yogyakarta

Kemenangan ini bukan hanya soal skor, tetapi juga menunjukkan efektivitas strategi PSIM dalam menghadapi tekanan tim papan atas seperti Dewa United. Dengan dua gol Nermin Haljeta dan pertahanan solid Cahya Supriadi, PSIM berhasil mengamankan tiga poin penuh dengan gaya meyakinkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *