PW GP Ansor Banten Apresiasi Kadernya yang Lolos Program Magang Global di Taiwan

RUANGBICARA.co.id, Serang – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Banten memberikan apresiasi atas capaian salah satu kader terbaiknya asal Kabupaten Pandeglang, Slamet Hidayat, yang berhasil mengikuti Global Internship Program di Hotel L’Arc Tainan, Taiwan.

Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menilai keberhasilan kader Ansor menembus program magang internasional tersebut sebagai cerminan semangat kader yang progresif, visioner, dan berdaya saing global.

“Keberangkatan kader Ansor mengikuti program magang internasional menunjukkan bahwa kader Ansor mampu menjawab tantangan zaman dan memiliki kapasitas untuk bersaing di tingkat global,” ujar Adam dalam keterangan resminya yang diterima Ruang Bicara, Rabu (4/2/2026).

BACA JUGA: Ketua GP Ansor Banten Sebut Prabowo Menang Jadi Presiden Karena Santri

Ia menegaskan, PW GP Ansor Banten senantiasa membuka ruang dan memberikan dukungan penuh kepada kader yang ingin mengembangkan potensi diri, baik melalui jalur pendidikan, pelatihan, dunia kerja, maupun peningkatan kompetensi di berbagai bidang strategis.

“Kami selalu mendorong kader Ansor untuk tidak ragu berkonsultasi dan berproses di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan pengembangan kapasitas internasional. Ini bagian dari ikhtiar mencetak kader unggul yang siap menghadapi tantangan global,” tegasnya.

Adam berharap, pengalaman Slamet Hidayat selama mengikuti Global Internship Program di Taiwan dapat menjadi inspirasi bagi kader Ansor lainnya, khususnya di Provinsi Banten, untuk terus meningkatkan kualitas diri, berani mengambil peluang, serta membawa nama baik organisasi di tingkat nasional maupun internasional.

Slamet Hidayat sendiri merupakan salah satu kader GP Ansor Banten yang berhasil lolos dalam program magang internasional tersebut. Keikutsertaannya menjadi bukti bahwa kader Ansor mampu berkompetisi dan berkiprah di level global. Program ini kata Slamet, telah memberikan pengalaman kerja langsung di lingkungan profesional industri perhotelan internasional yang dikenal dengan sistem kerja disiplin, terstruktur, dan modern.

Bagi Slamet, kesempatan magang di Taiwan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat daya saing sumber daya manusia Indonesia di kancah global.

“Tujuan saya mengikuti program ini adalah untuk mendapatkan pengalaman kerja internasional yang nyata serta mengasah keterampilan profesional, terutama terkait disiplin, tanggung jawab, dan etos kerja,” ujar Slamet.

Selain itu, ia berharap pengalaman tersebut dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing, khususnya bahasa Mandarin dan Inggris, serta memperluas pemahaman terhadap budaya kerja dan kehidupan masyarakat Taiwan. Menurutnya, pengalaman lintas budaya menjadi modal penting dalam menghadapi dunia kerja global yang semakin kompetitif.

“Pengalaman ini sangat berharga bagi saya. Saya belajar bagaimana bekerja secara profesional, mandiri, dan bertanggung jawab di lingkungan internasional. Ini menjadi bekal penting untuk masa depan karier saya,” tambahnya.

Slamet menilai, program magang internasional tersebut memberikan dampak positif terhadap pengembangan diri, baik dari sisi keterampilan teknis, pengetahuan, maupun pembentukan sikap kerja yang lebih matang dan adaptif terhadap perubahan.

Dalam kesempatan itu, Slamet juga menyampaikan terima kasih kepada GP Ansor Banten atas dukungan yang diberikan sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan program magang. Ia secara khusus mengapresiasi peran Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, yang dinilainya konsisten memberikan motivasi dan dukungan moral.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar GP Ansor Banten, khususnya Ketua TB Adam Ma’rifat, yang selalu memberikan support dan motivasi. Dukungan organisasi menjadi kekuatan moral bagi saya untuk terus belajar dan memprakaryakan diri,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *