Sosok
Meski kini tersingkir dari Crown Group, kisah hidup Iwan Sunito tetap menarik. Dalam wawancaranya bersama Kingdom Business Community pada April 2023, ia mengaku memulai hidup dari bawah. Ia pernah mencuci piring dengan gaji kecil, bahkan hanya mendapat penghasilan tahunan sebesar 205.000 dolar Australia.
Namun, dengan semangat dan visi besar, Iwan mendirikan usaha arsitektur dari rumah pada tahun 1994. Dua tahun kemudian, ia sudah menggarap proyek bernilai 25 juta dolar. Langkah tersebut menjadi titik awal kariernya sebagai pengembang p.roperti.
Pada tahun 1997, krisis moneter Asia mengguncang banyak sektor, termasuk properti. Tetapi, Iwan melihat peluang besar dari masuknya investor asing ke Australia. Proyeknya yang sempat dianggap gagal justru berhasil menghasilkan keuntungan setelah terus dikembangkan.
Menurut Iwan, kunci utama dalam bisnis adalah inovasi dan ketekunan. Ia juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan lewat kualitas produk yang ditawarkan.
BACA JUGA:Â Arus Balik Lebaran 2025 Masih Ramai, KAI Daop 6 Catat Kedatangan 22 Ribu Penumpang
Kini, Iwan Sunito tengah membangun perusahaan baru bernama One Global Capital. Ia juga dikabarkan sedang mencari investor, termasuk dari Indonesia. Namun demikian, sejumlah pihak mengimbau agar masyarakat dan calon investor tetap waspada. Pasalnya, rekam jejak hukum dan keuangan dari perusahaan sebelumnya menunjukkan risiko yang perlu diperhatikan.











