Usai PHK 413 Karyawan, Begini Lika-Liku Perjalanan Indofarma Bertahan di Industri Farmasi Nasional

Kiprahnya

Indofarma merupakan anak usaha Bio Farma yang telah berdiri sejak 1918 dan memiliki sejarah panjang dalam produksi obat-obatan serta alat kesehatan di Indonesia. Perusahaan ini pernah memproduksi lebih dari 200 jenis obat dan puluhan alat kesehatan, termasuk obat bebas dan obat keras.

Dalam perjalanannya, Indofarma telah memapaki lika-liku perjalanan bisnisnya. Berikut diantaranya:

  • Bermula dari pabrik salep dan kasa pembalut di RS Cipto Mangunkusumo

  • Mengalami berbagai perubahan status perusahaan hingga menjadi persero

  • Melantai di bursa pada tahun 2001

  • Mengembangkan unit usaha laboratorium melalui Farmalab

  • Menjadi bagian dari holding BUMN farmasi sejak 2020

Dengan pengalaman lebih dari satu abad, transformasi Indofarma diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya besar untuk mengembalikan reputasi dan kinerja perusahaan.

Selain itu, Indofarma juga memiliki anak usaha bernama PT Indofarma Global Medika, perusahaan distribusi farmasi dengan jaringan 29 kantor cabang di berbagai daerah. Peran anak usaha ini menjadi penting dalam mendukung rantai distribusi produk-produk Indofarma ke masyarakat.

Langkah penyehatan besar-besaran yang dilakukan Indofarma menjadi titik balik penting bagi keberlanjutan perusahaan. Dengan restrukturisasi organisasi, perekrutan baru, dan transformasi model bisnis, Indofarma berupaya menunjukkan bahwa mereka masih memiliki tekad untuk bertahan di tengah kerasnya persaingan industri farmasi nasional.

BACA JUGA: Indonesia Gaspol Kejar Posisi Empat Besar Dunia, Industri Keramik Siap Meledak

Meski jalan menuju pemulihan masih panjang, strategi dan komitmen baru ini menjadi harapan bahwa Indofarma dapat kembali bangkit sebagai salah satu pemain penting di sektor farmasi Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *