Aceh baru saja dilanda banjir hebat. Rumah-rumah warga tenggelam lumpur, aktivitas lumpuh, dan duka menyelimuti banyak keluarga. Melihat kondisi tersebut, Mardiono memilih tidak hanya menyampaikan pidato, tetapi juga turun langsung merasakan apa yang dirasakan masyarakat.












