Senada dengan itu, netizen lain bernama Bije Bae menambahkan, “Padahal kudu di pikirkn keluarga na,ibu bapa na,kaka/teteh na,,Oge adi² na..ketika di perlakukan seperti kieu,,sebab mungkin keluarga namah teu faham Kana kalakuan anakna, hukum adat anu sesat [Padahal harus dipikirin keluarganya ketika diperlakukan seperti ini, mungkin keluarganya gak paham terhadap perlakuan anaknya, hukum adat yang sesat].”
BACA JUGA:Â 5 Fakta Terbaru Kasus Pengrusakan Rumah Retret Cidahu Sukabumi
Meski begitu, tak sedikit pula yang mendukung langkah warga. Menurut mereka, hukuman sosial lebih baik dibanding kekerasan fisik.”Tapi mending di kiye dari pada di gogoran mah [Tapi mending begini, daripada di pukulin],” tulis pengguna TikTok bernama neng ratih.












