Amuntai – Kalimantan Selatan kehilangan salah satu ulama kharismatiknya, Dr. KH Saberan Afandi, yang wafat pada usia 83 tahun. Beliau meninggal dunia pada Sabtu (7/12/2024) dini hari pukul 00.20 WITA.
Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Banua, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya ulama yang dikenal tawadhu dan penuh hikmah ini.
“Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun. Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh masyarakat Kalsel, kami menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya KH Saberan Afandi,” ujar H. Muhidin.
BACA JUGA:Â Sungai Cikatapis Meluap, Seorang Anak di Lebak Tenggelam hingga Meninggal Dunia
“KH Saberan Afandi adalah sosok panutan dan teladan. Mari kita doakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, Husnul Khotimah, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan,” sambungnya.
Perjalanan Pendidikan KH Saberan Afandi
KH Saberan Afandi lahir di Amuntai pada 15 Oktober 1942. Sejak kecil, ia telah menonjol dalam pendidikannya. Ia menyelesaikan pendidikan dasar di Sekolah Rakyat (SR) Telaga Silaba dan lulus pada tahun 1955. Setelah itu, perjalanan pendidikannya berlanjut ke Pondok Pesantren Rasyidiyah Khalidiyah (Rakha), tempat ia lulus pada tahun 1961.










