Dalam waktu dekat, BGN juga akan meluncurkan portal khusus berisi daftar punishment atau sanksi terhadap SPPG, mitra, hingga perwakilan BGN yang terbukti melakukan pelanggaran, termasuk koordinator wilayah (Korwil) dan koordinator regional (Kareg).
Ditambah, Naniek juga blak-blakan terkait salah satu modus yang kerap menjadi celah kebocoran anggaran, yakni praktik pengambilan keuntungan berlebih dari bahan baku.
Ia mencontohkan, mitra bisa saja merekayasa suplier yang ternyata masih terafiliasi dengan mereka sendiri. Padahal, dalam petunjuk teknis (juknis) BGN, mitra diwajibkan memiliki minimal 10–15 suplier untuk mencegah monopoli.
Jika terbukti terjadi monopoli atau mark up harga bahan baku, maka BGN pusat akan langsung menindak Kepala SPPG (KaSPPG) dan melakukan suspend terhadap dapur tersebut. Bahkan, yayasan atau mitra bisa diganti.
Skema Pengelolaan Dana
Naniek juga menjelaskan mekanisme pengelolaan anggaran MBG sebesar Rp13.000–Rp15.000 per porsi. Penggunaan dana tersebut diawasi oleh tiga perwakilan BGN di setiap SPPG, yakni: Kepala SPPG (KaSPPG), Pengawas Keuangan (akuntan) dan Pengawas Gizi (ahli gizi).
Pengawas gizi sendiri diketahui merancang menu harian, sementara akuntan menghitung apakah anggaran bahan baku masuk dalam kisaran Rp8.000–Rp10.000. Jika sesuai, keduanya akan menyampaikan kepada Kepala SPPG untuk memesan bahan ke mitra atau yayasan.
Harga bahan baku juga, tuturnya, tidak boleh ditentukan sepihak oleh mitra, karena harus mengikuti dashboard harga BGN yang mengacu pada HET (Harga Eceran Tertinggi) dari dinas Kementerian Perdagangan setempat.
Meski sistem pengawasan telah disusun, Naniek mengakui potensi kebocoran tetap ada. Hal itu bisa terjadi jika mitra menekan tiga perwakilan BGN di lapangan, atau sebaliknya terjadi praktik kongkalikong antara pihak internal dan mitra.
BACA JUGA: BGN Tepis Isu Pemberian MBG Saat Libur Sekolah Bikin Boros Anggaran
“Tiga orang dari BGN yang terhitung masih anak-anak ini kadang tidak berkutik kalau mitranya powerfull menguasai SPPG, atau sebaliknya KaSPPG, Pengawas Keuangan dan Pengawas Gizi kongkalikong dengan mitra,” tuturnya.







