Selain itu, kolaborasi ini melibatkan salah satu market leader teknologi Waste to Energy, yaitu Ankur Scientific dari India, yang akan mengubah sampah menjadi energi yang berkelanjutan melalui sistem gasifikasi.
Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT Radiant Utama Indonesia Tbk, Sofwan Farisyi mengatakan bahwa solusi ini adalah langkah revolusioner.
“Kami sangat antusias tentang kerjasama ini dengan Clean Power Indonesia. Kami percaya bahwa solusi Waste to Energy adalah langkah revolusioner dalam penanganan sampah di Indonesia. Dengan kolaborasi ini, kami berharap dapat memperluas penggunaan teknologi inovatif ini ke seluruh penjuru negeri, membantu mengurangi dampak lingkungan dan biaya operasional,” kata Sofwan kepada media, dikutip Selasa, (7/11/2023).
Sementara itu, CEO Clean Power Indonesia, Jaya Wahono, juga menuturkan bahwa Indonesia menghadapi masalah serius terkait sampah.
“Kami melihat potensi besar dalam konsep Waste to Energy, terutama di Indonesia yang menghadapi masalah serius terkait sampah. Melalui kerjasama ini, kami berkomitmen untuk menyediakan solusi yang efisien, berkelanjutan, dan ramah lingkungan bagi seluruh pengelola TPA dan kawasan di Indonesia,” ujarnya.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam upaya bersama PT Radiant Utama Indonesia Tbk dan Clean Power Indonesia untuk membantu pemerintah mengatasi masalah pengelolaan sampah serta menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Indonesia.







