24 Pinjol Catat Kredit Macet di Atas Batas, Ini Langkah Tegas OJK

“Apabila ditemukan pelanggaran ketentuan, OJK dapat mengenakan sanksi administratif, termasuk penghentian sementara penyaluran pendanaan dan pembatasan penerimaan lender baru,” katanya.

OJK pun mendorong para penyelenggara pindar untuk memperkuat manajemen risiko dan strategi penagihan guna menjaga kualitas pembiayaan. Upaya tersebut dinilai krusial agar rasio TWP90 tetap berada di bawah batas yang ditetapkan regulator.

Di tengah tantangan tersebut, industri pinjaman daring masih mencatatkan pertumbuhan yang cukup agresif. Hingga November 2025, outstanding pembiayaan pindar tumbuh 25,45 persen secara tahunan (year on year/yoy), meningkat dibandingkan Oktober 2025 yang tumbuh 23,86 persen yoy. Total outstanding pembiayaan industri ini tercatat mencapai Rp94,85 triliun.

Namun demikian, secara agregat tingkat risiko kredit industri pindar juga menunjukkan kenaikan. TWP90 industri tercatat berada di level 4,33 persen pada November 2025, naik dibandingkan Oktober 2025 yang berada di posisi 2,76 persen.

BACA JUGA: Purbaya Ungkap Alasan Defisit APBN 2025 Melebar Dibanding 2024

Kondisi ini menegaskan pentingnya penguatan pengawasan dan disiplin manajemen risiko agar pertumbuhan industri tetap sehat dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *