RUANGBICARA.co.id, Tangerang – Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Banten sukses digelar di Tangerang, Sabtu (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi internal partai menjelang tahapan krusial Pemilu 2029.
Ketua DPW PPP Banten, Neng Siti Julaiha, mengatakan bahwa Rapimwil merupakan bagian dari ikhtiar kolektif untuk memperkuat struktur partai sekaligus merumuskan strategi menghadapi tantangan ke depan.
BACA JUGA: Neng Siti Julaiha Resmi Pimpin PPP Banten, Ini Profil dan Jejak Kariernya
“Berkumpulnya kita hari ini adalah bagian dari ikhtiar kolektif untuk menata langkah ke depan. Kita harus mampu mengurai berbagai persoalan agar PPP bisa kembali meraih kepercayaan masyarakat,” ujar Neng Siti Julaiha dalam sambutannya.
Ia mengungkapkan, menjelang Pemilu 2029, PPP akan menghadapi dua ujian besar. Pertama, verifikasi partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada Juli 2027. Kedua, pertarungan politik untuk merebut hati rakyat pada Pemilu 2029.
Karena itu, Rapimwil kali ini difokuskan pada percepatan pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) di seluruh wilayah Banten. Bahkan, ia menegaskan, proses tersebut harus berjalan demokratis tanpa intervensi.
“Saya tidak mengizinkan satu pun pengurus DPW mengintervensi musyawarah cabang. Biarkan DPC memilih kader terbaiknya agar kita siap menghadapi verifikasi,” tegas politisi perempuan asal Lebak tersebut.
Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya konsolidasi hingga tingkat bawah, terutama dalam memenuhi syarat administratif seperti keberadaan kantor sekretariat di tingkat DPC dan PAC. Hal ini menjadi bagian dari komitmen partai dalam memenuhi ketentuan verifikasi nasional.






