RUANGBICARA.co.id – Malam kemarin, suasana glamor premiere Asia Pasifik film Wicked: For Good di Universal Studios Singapura berubah mencekam (13/11/2025). Ketika Ariana Grande berjalan di jalur karpet kuning atau yellow-brick road carpet, tiba-tiba seorang pria menerobos pengamanan dan berlari langsung ke arah sang diva.
Selanjutnya, pria tersebut diketahui bernama Johnson Wen atau dikenal sebagai “Pyjama Man”. Ia terekam mengenakan kaus putih dan celana pendek sebelum melompati pembatas dan merangkul Ariana dari samping sambil melompat-lompat di depan kamera.
BACA JUGA: Ketika Pencuri Ingin Bertobat Tapi Dunia Tak Percaya: Begini Sinopsis The Honest Thief
Tak lama kemudian, Cynthia Erivo—rekan Ariana dalam film yang memerankan Elphaba—langsung bereaksi. Dengan gerakan cepat, ia melompat dan menarik pria tersebut menjauh dari Ariana, sehingga situasi dapat segera dikendalikan petugas keamanan.
Setelah kejadian itu, Ariana tampak terkejut dan terlihat menahan napas beberapa kali saat dibawa ke tengah kerumunan dan diamankan. Sementara itu, Johnson Wen justru mengunggah momen tersebut ke Instagram dengan caption: “Dear Ariana Grande Thank You for letting me Jump on the Yellow Carpet with You”
Namun demikian, unggahan tersebut langsung menuai kecaman warganet. Banyak komentar yang menilai aksinya sangat tidak sopan, terutama karena Ariana memiliki trauma mendalam terkait serangan bom di konser Manchester pada 2017 dan masih bergulat dengan gejala PTSD.
Di sisi lain, insiden ini menimbulkan kritik tajam terhadap sistem keamanan acara. Publik mempertanyakan bagaimana mungkin seseorang yang memiliki rekam jejak aksi serupa bisa lolos hingga ke zona utama red carpet.








