Nostalgia
Menariknya, Laporta juga mengaku tidak tahu menahu soal kedatangan Messi ke Camp Nou malam itu. Ia baru mengetahui setelah mendapat laporan bahwa Messi mampir ke stadion usai makan malam bersama teman-temannya di kota Barcelona.
“Saya tidak tahu dia akan datang, tapi Camp Nou adalah rumahnya. Mereka memberi tahu saya apa yang terjadi. Itu tindakan spontan dalam semangat Barcelona yang masih melekat pada dirinya,” jelas Laporta.
Menurutnya, kunjungan Messi itu hanyalah bentuk nostalgia dan penghormatan terhadap klub yang telah membesarkan namanya.
Seperti diketahui, Messi menghabiskan lebih dari 20 tahun kariernya bersama Barcelona sebelum pindah ke Paris Saint-Germain (PSG) pada tahun 2021. Di Camp Nou, ia meraih segalanya: 34 gelar bergengsi, termasuk 10 trofi La Liga dan 4 gelar Liga Champions.
Tak heran, kunjungannya kali ini dianggap banyak pihak sebagai cara Messi melepas rindu pada klub yang telah membawanya menjadi salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Dengan klarifikasi dari Joan Laporta, jelas bahwa rumor tentang kembalinya Lionel Messi ke Barcelona hanyalah isu belaka. Kehadiran Messi di Camp Nou hanyalah momen nostalgia, bukan sinyal transfer. Meski begitu, bagi para fans, momen itu tetap menjadi kenangan manis yang membangkitkan emosi dan kebanggaan akan masa kejayaan sang megabintang di klub Catalan tersebut.












