RUANGBICARA.co.id – Harapan publik Indonesia untuk melihat bendera Merah Putih berkibar di puncak tertinggi M7 kembali menemui jalan terjal.
Onic ID, yang selama ini dianggap sebagai benteng pertahanan terakhir “Indo Pride”, harus mengakui keunggulan disiplin baja dari Team Spirit. Dalam laga yang disiarkan secara langsung ke seluruh dunia, Team Spirit membuktikan bahwa nama besar Onic bukanlah hal yang mustahil untuk diruntuhkan.
BACA JUGA:Â Fakta Mengejutkan di Balik Stadion Panasonic Suita yang Bikin Timnas Indonesia Luluh Lantak
1. Dominasi Tanpa Celah
Sejak Game pertama dimulai, Team Spirit menunjukkan macro play yang sangat rapi. Mereka tidak terpancing oleh permainan agresif Kairi di area Jungle. Sebaliknya, Team Spirit yang terdiri dari Kid Bomba, Sawo, Hiko, Sunset Lover, dan Marl bermain sangat sabar, menunggu momentum Lord untuk melakukan tekanan balik yang mematikan.
Onic sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit lewat inisiasi brilian dari Sanz dan Kiboy. Namun, koordinasi tim yang sangat solid dari Team Spirit membuat setiap upaya ganking Onic berhasil dipatahkan dengan counter-attack yang lebih menyakitkan.
2. ‘Draf’ yang Terbaca?
Salah satu poin yang menjadi sorotan netizen di platform X dan YouTube adalah strategi draft pick Onic. Team Spirit tampak sudah mengantisipasi hero-hero nyaman (comfort heroes) para pemain Onic.
Penggunaan hero-hero dengan crowd control tinggi dan durabilit tebal seperti Esmeralda sukses dimanfaatkan Kid Bombda yang benar-benar mengunci pergerakan Gold Laner Onic, membuat daya gedor tim “Landak Kuning” tumpul di fase late game.












