Cabut dari MU, Ternyata Klausul Kontrak Casemiro Jadi Biang Keroknya

Alasan Jelas Casemiro

Kepergian Casemiro pun memancing reaksi emosional dari para penggemar Manchester United. Banyak yang menduga bahwa hengkangnya sang pemain merupakan keputusan pribadi. Namun, fakta di balik layar menunjukkan bahwa hal tersebut bukan sepenuhnya kehendaknya.

Dikutip dari sumber terpercaya The Athletic pada 22 Januari 2026, Casemiro sejatinya masih berpeluang bertahan di Manchester United. Dalam kontraknya, terdapat klausul perpanjangan satu tahun yang bisa diaktifkan jika ia tampil sebagai starter sebanyak 35 pertandingan bersama MU pada musim 2025–2026.

“Sebenarnya, bahwa klausul perpanjangan satu tahun dalam kontrak tersebut juga dapat diaktifkan jika ia menjadi starter dalam sejumlah pertandingan tertentu diyakini sebanyak 35 pertandingan untuk United di musim 2025-26,” papar The Athletic.

Namun, situasi Manchester United yang telah tersingkir dari sejumlah kompetisi domestik seperti FA Cup dan Carabao Cup menjadi kendala utama. Dengan kondisi tersebut, jumlah pertandingan yang tersisa di semua kompetisi hanya menyisakan 16 laga, jumlah yang jauh dari syarat minimal untuk mengaktifkan klausul perpanjangan kontrak Casemiro.

“Namun, setelah United tersingkir lebih awal dari kedua kompetisi piala domestik, Casemiro kemungkinan besar harus menjadi starter di semua 16 pertandingan Liga Premier yang tersisa,” tutup The Athletic.

BACA JUGA: 5 Tim Liga Inggris Raih Kemenangan di Ronde-7 Liga Champions, Hanya Butuh 1 Kemenangan Lagi ke 16 Besar

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa keputusan Casemiro meninggalkan Manchester United pada akhir musim ini bukan sepenuhnya berasal dari keinginannya sendiri. Faktor klausul kontrak yang tidak dapat terpenuhi menjadi alasan utama yang membuat sang gelandang harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di Old Trafford.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *