Salah satu kekhawatiran yang sering muncul adalah apakah baterai kendaraan listrik bisa mengalami overheat atau panas berlebih.
Apa Itu Overheat pada Baterai?
Overheat terjadi ketika suhu baterai naik melampaui batas aman untuk operasional normal. Baterai lithium-ion yang digunakan pada kendaraan listrik memang bisa mengalami peningkatan suhu yang signifikan, terutama dalam situasi tertentu seperti pengisian daya cepat atau penggunaan intensif dalam waktu lama.
BACA JUGA:Â Dapatkan Link dan Cara Nonton Video Syur Full Audrey Davis
Penyebab Overheat pada Baterai Kendaraan Listrik
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan baterai kendaraan listrik mengalami overheat meliputi:
- Frekuensi Pengisian Daya Cepat Pengisian daya cepat adalah fitur unggulan EV, namun jika dilakukan berulang kali tanpa jeda yang cukup, baterai bisa mengalami peningkatan suhu yang cukup signifikan.
- Penggunaan yang Intensif Berkendara dalam kondisi yang membutuhkan performa tinggi secara terus-menerus, seperti perjalanan jauh dengan kecepatan tinggi atau di medan berat, dapat membuat baterai bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak panas.
- Kondisi Lingkungan Suhu lingkungan yang tinggi juga bisa mempengaruhi kinerja baterai. Pengisian daya atau berkendara dalam kondisi panas ekstrem dapat meningkatkan risiko overheat pada baterai.
- Sistem Pendingin yang Tidak Optimal Kendaraan listrik umumnya dilengkapi dengan sistem pendingin untuk menjaga suhu baterai tetap dalam batas aman. Namun, jika sistem ini tidak bekerja dengan baik atau kendaraan tidak mendapatkan perawatan yang memadai, risiko overheat bisa meningkat.
Dampak Overheat pada Baterai EV
Jika baterai mengalami overheat, beberapa masalah serius dapat muncul:
- Penurunan Efisiensi: Suhu tinggi dapat menyebabkan penurunan efisiensi baterai, sehingga kapasitas daya yang tersimpan berkurang.
- Kerusakan Permanen: Panas berlebih dapat merusak komponen internal baterai, yang bisa mengurangi masa pakai baterai atau bahkan menyebabkan kegagalan total.
- Risiko Keamanan: Dalam kasus ekstrem, overheat bisa memicu reaksi kimia berbahaya di dalam baterai, yang berpotensi menyebabkan kebakaran atau ledakan.
Cara Mencegah Overheat pada Baterai Kendaraan Listrik
Untuk menghindari overheat, berikut beberapa langkah yang bisa diambil:
- Gunakan Fast Charging Secara Bijak: Hindari penggunaan pengisian daya cepat secara berlebihan dan beri waktu cukup untuk pendinginan di antara sesi pengisian.
- Kurangi Penggunaan Ekstrem: Hindari mengemudi dalam kondisi ekstrem dan usahakan untuk berkendara dengan gaya yang lebih tenang.
- Perhatikan Suhu Lingkungan: Pastikan kendaraan diparkir dan diisi daya di tempat yang teduh atau ber-AC, terutama dalam cuaca panas.
- Lakukan Perawatan Rutin: Pastikan sistem pendingin baterai diperiksa dan dirawat secara rutin untuk memastikan kinerjanya optimal.
Meski ada potensi overheat pada baterai kendaraan listrik, risiko ini bisa diminimalkan dengan penggunaan yang tepat dan perawatan berkala. Dengan memahami penyebab overheat dan cara mencegahnya, pengguna EV dapat menjaga kendaraan mereka tetap aman, efisien, dan berumur panjang.
BACA JUGA:Â Punya Motor Listrik Ga Harus Beli? Ini Caranya!
Teknologi kendaraan listrik terus berkembang, dan produsen semakin meningkatkan keamanan untuk menjamin kendaraan listrik semakin handal bagi para pengguna.









