Informasi ini juga berguna jika Anda berencana melakukan bore up atau stroke up, karena dapat membantu memperkirakan peningkatan CC setelah perubahan diameter piston.
Rumus ini sangat umum digunakan pada motor dengan konfigurasi satu silinder. Meski begitu, rumus tersebut juga bisa diterapkan pada motor dengan lebih dari satu silinder dengan menyesuaikan jumlah silinder yang ada. Rumusnya adalah sebagai berikut:
CC = (0,785 x (Diameter Piston x Diameter Piston) x Panjang Langkah Motor (Stroke)) x Jumlah Silinder
Misalnya, jika motor memiliki dua silinder, maka hasil perhitungan dikali dua. Begitu pula untuk motor dengan tiga silinder, hasilnya dikalikan tiga, dan seterusnya.
Rumus Alternatif: Menghitung Volume Tabung
Selain menggunakan rumus di atas, CC motor juga bisa dihitung menggunakan rumus volume tabung:
CC = phi x jari-jari silinder x jari-jari silinder x panjang langkah atau stroke
Hasil perhitungan terkadang tidak berupa angka bulat, misalnya 196 CC. Dalam kasus seperti ini, angka biasanya dibulatkan menjadi 200 CC. Rumus ini juga bisa diterapkan pada motor yang sudah mengalami bore up, dimana ukuran diameter tabung berubah.
Menghitung CC Motor dengan Aplikasi
Selain menggunakan rumus manual, kini ada cara yang lebih praktis untuk menghitung CC motor, yaitu menggunakan aplikasi di Play Store. Aplikasi seperti Motorun Engine Tools menyediakan kalkulator CC motor untuk jenis mesin 4-tak dan 2-tak.
BACA JUGA:Â Sering Mengalami Insomnia? Ini Cara Mengatasinya
Dengan aplikasi ini, Anda tidak perlu repot menghitung dengan rumus, karena hasilnya akan langsung diperoleh secara akurat dan cepat.
Dengan menggunakan berbagai metode di atas, Anda dapat memilih cara yang paling sesuai untuk menghitung CC motor, baik secara manual maupun menggunakan bantuan aplikasi.









