Fiskal Daerah Tertekan, Para Bupati Akan Temui Presiden Prabowo

RUANGBICARA.co.id, JakartaAsosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah di tengah tekanan fiskal yang dirasakan banyak kabupaten. Para bupati yang tergabung dalam Apkasi pun berencana melakukan audiensi langsung dengan Prabowo Subianto guna menyampaikan berbagai persoalan sekaligus solusi konkret.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Dewan Pengurus Apkasi II Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Senin (13/4/2026). Forum ini menjadi momentum penting untuk merumuskan isu-isu prioritas yang akan dibawa ke tingkat nasional.

BACA JUGA: Apkasi Bidik Lonjakan Pariwisata dan Investasi Nasional Lewat POI 2026

Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi, menegaskan bahwa pihaknya ingin membawa suara daerah secara utuh dan berbasis data. Menurutnya, audiensi dengan Presiden bukan sekadar menyampaikan keluhan, melainkan menawarkan solusi yang aplikatif.

“Kami ingin membawa suara yang utuh dari daerah. Bukan sekadar menyampaikan permasalahan, tetapi juga menghadirkan data dan solusi konstruktif. Harapannya, dalam waktu dekat kami bisa bertemu langsung dengan Bapak Presiden untuk menyelaraskan kebijakan pusat dengan kondisi riil di daerah,” ujar Bursah.

Dalam rapat tersebut, Apkasi membentuk tim kecil untuk menyaring dua hingga tiga isu paling mendesak dari sekitar 20 rekomendasi yang dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII di Batam.

Sejumlah isu utama yang menjadi perhatian antara lain dukungan terhadap Program Strategis Nasional (PSN), seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Pemerintah kabupaten disebut siap menjadi ujung tombak implementasi program tersebut di lapangan.

Bursah menyebut, selain menyampaikan capaian positif, pihaknya juga akan mengangkat berbagai kendala teknis yang dihadapi daerah. Pendekatan ini diharapkan mampu menghadirkan solusi bersama agar program pemerintah benar-benar dirasakan hingga ke pelosok desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed