Grup Djarum Tarik IBST dari Bursa, Kok Bisa?

RUANGBICARA.co.id – Langkah grup usaha yang terafiliasi dengan Djarum kembali menarik perhatian pasar modal. Emiten menara telekomunikasi PT Inti Bangun Sejahtera Tbk resmi mengumumkan rencana untuk keluar dari bursa melalui skema go private dan delisting dari Bursa Efek Indonesia.

Keputusan ini diambil setelah perseroan bersama pemegang saham pengendali, PT Iforte Solusi Infotek, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap strategi jangka panjang dalam lingkup Grup PT Sarana Menara Nusantara Tbk. Manajemen menilai, restrukturisasi diperlukan guna meningkatkan efisiensi pengelolaan aset dan operasional, termasuk meninjau ulang struktur kepemilikan di sejumlah entitas anak.

BACA JUGA: Harga Emas Antam Jatuh Tajam, Buyback Ikut Terkoreksi

Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan Selasa (21/4), manajemen menyebut bahwa proses akuisisi oleh Iforte telah rampung sejak 1 Juli 2024, disusul pelaksanaan Penawaran Tender Wajib (MTO) yang berakhir pada 4 Oktober 2024. Tahap selanjutnya, kewajiban refloat juga telah mulai dijalankan, namun dinamika tersebut justru memperkuat pertimbangan untuk mengubah status perseroan menjadi tertutup.

Rencana strategis ini akan dimintakan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 5 Juni 2026. Apabila disetujui, Iforte akan melaksanakan Penawaran Tender Sukarela (VTO) guna membeli saham milik publik dengan harga Rp5.400 per saham—lebih tinggi dari rata-rata harga tertinggi dalam 90 hari perdagangan terakhir sebesar Rp5.374.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *